Tinkerbell INFORMASI DARIKU: Pendidikan Sebagai Ilmu Normtif, Praktis dan Teoritis Pengantar Pendidikan
SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA AAMIIN

Senin, 12 Mei 2014

Pendidikan Sebagai Ilmu Normtif, Praktis dan Teoritis Pengantar Pendidikan


 







Makalah
Pendidikan Sebagai Ilmu Normtif, Praktis dan Teoritis
Pengantar Pendidikan
Di Susun Oleh: Siti Suratmi

PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKANBARU
2012

Kata Pengantar
            Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas kami dengan judul Pendidikan Sebagai ilmu Normatif, Praktis dan Teoritis. Dengan selesainya makalah ini kami mengharapkan dapat meningkatkan efektifitas pengetahuan pembaca tentang pendidikan.
Dengan waktu yang relatif singkat yang diberikan oleh dosen pembimbing untuk menyelesaikan makalah ini sangat mendorong kami untuk menyelesaikan makalah ini dengan semangat. Selain itu kami selaku penyusun makalah ini mengucapkan banyak terimakasih kepada dosen pembimbing Sherly Verelita., M.Pd serta rekan-rekan yang turut bekerja sama dalam penyelesaian makalah ini.
Tak ada gading yang tak retak itulah yang kami sadari dalam penyelesaian makalah ini, oleh sebab itu kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran  dari pihak lain guna untuk memperbaiki tugas kami yang lain.

Pekanbaru, 12 Februari 2012
Penyusun


Bab 1
Pendahuluan
1.1.            Latar Belakang
Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia menurut ukuran dan normatif. Tanpa pendidikan mustahil manusia dapat hidup berkembang sejalan dengan aspirasi untuk maju, sejahtera dan bahagia menurut konsep pandangan hidup mereka. Proses perkembangan dan pendidikan manusia tak hanya dipengaruhi oleh proses pendidikan yang ada dalam system pendidikan formal saja, akan tetapi juga tergantung pada lingkungan pendidikan yang berada diluar lingkungan formal. Oleh karena itu pendidikan sangatlah penting dalam kehidupan manusia.
Dewasa ini, kata pendidikan merupakan sesuatu yang lazim kita dengar dalam kehidupan bermasyarakat. Pengertian pendidikan yang sering dibahas tentu saja tidak seragam bagi para individu, tergantung persepsi seseorang tentang pendidikan itu sendiri. Dari latar belakang tersebut munculah pertanyaan apakah sebenarnya pendidikan dianggap ilmu normatif, praktis dan teoritis?

1.2.            Rumusan Masalah
1.      Mengapa pendidikan dianggap sebagai ilmu normatif?
2.      Mengapa pendidikan dianggap swbagai ilmu praktis dan teoritis?

1.3.            Tujuan Penulisan
1.      Untuk Mengetahui Pendidikan Dianggap Sebagai Ilmu Normatif.
2.      Untuk Mengetahui Pendidikan Sebagai Ilmu Praktis dan Teoritis.



Bab 2
Pembahasan

2.1. Ilmu pendidikan sebagai ilmu normatif
           
Ilmu pendidikan adalah termasuk ilmu pengetahuan empiris yang diangkat dari pengalaman pendidikan, kemudian disusun secara teoritis untuk digunakan secara praktis. Dengan menempatkan kedudukan ilmu pendidikan didalam sistemmatika ilmu pengetahuan.

Sebagai ilmu pengetahuan normatif, ilmu pendidikan merumuskan kaidah atau pedoman atau ukuran tingkah laku manusia. Sesuatu yang normatif berarti berbicara tentang baik-buruknya perilaku manusia. Ilmu pendidikan merumuskan peraturan-peraturan terhadap tingkah laku manusia untuk mencapai keteraturan hidup, karena keteraturan hidup akan menjamin kelangsungan keeratan (kohesi)  hubungan antar manusia (hubungan sosial manusia).
Ciri-ciri pendidikan sebagai ilmu normatif
  1. Ilmu pengetahuan normatif selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan yang tidak hanya diperoleh dari pengalaman dan praktek mendidik atau pendidikan, tapi juga didapat dari sumber normatif yaitu norma masyarakat, norma filsafat (pandangan hidup seseorang atau masyarakat) keyakinan beragama atau rasa spirit keagamaan yang dianutnya.
  2. Ilmu pengetahuan normatif erat kaitanya dengan pengetahuan filsafat, sehingga melahirkan filsafat pendidikan. Guru atau pendidikan harus selalu mengikat diri sesuai kaidah filsafat pendidikan.
  3. Pendidikan normatif  meliputi pendidikan agama, etika, budi pekerti yang tergolong pendidikan pengembangan kepribadian (sesuai amanat UUNo. 20 tahun 2003). Menentukan dasar-dasar dan tujuan hidup manusia (peserta didik) karena sangat perilaku atau tindakan peserta didik dalam dalam kehidupan dan penghidupanya.

Dari keterangan dan ciri-ciri yang telah di terangkan diatas dapat disimpulkan, bahwa pendidikan dikatakan sebagai ilmu normatif adalah memberikan aturan-aturan terhadap tingkah laku manusia dalam kehidupanya sehari-hari. Aturan-aturan tersebut mencakup etika, norma agama, dan lain sebagainya yang jelas mengatur tentang tingkah laku manusia dalam kehidupanya.

2.2.         Pendidikan sebagai ilmu praktis dan teoritis
Ilmu pendidikan adalah termasuk ilmu pengetahuan empiris yang diangkat dari pengalaman pendidikan, kemudian disusun secara teoritis untuk digunakan secara praktis. Dengan menempatkan kedudukan ilmu pendidikan didalam sistemmatika ilmu pengetahuan.
Ilmu pendidikan bersifat normatif  berarti pendidikan juga bersifat praktis karena pendidikan sebagai bahan ajar yang patut diterapkan dalam kehidupan, sehingga pendidik bertugas menanamkan sistem-sistem norma tingkah laku manusia yang dibanggaakan, dihormati dan dijunjung tinggi oleh masyarakat (kondisi sebaliknya akan menyebabkan anak dijauhi oleh masyarakat). Secara etis ilmu pendidikan diarahkan untuk menciptakan kesejahteraan hidup manusia, sebaliknya tindakan yang ditujukan untuk menistakan atau melaratkan manusia dikatakan diluar  perbuatan pendidikan.
Dalam ilmu mendidik teoritis para cerdik pandai mengatur dan mensistemkan didalam pemikiran masalah yang tersusun sebagai pola pemikiran  pendidikan. Jadi dari pratik-pratik teoritis inilah pendidikan disusun secara teoritis. Dan pemikiran-pemikiran teoritis inilah yang disusun dalam suatu sistem pndidikan yang biasa disebut Ilmu mendidik teoritis.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan sebagai ilmu praktis adalah suatu praktek pendidikan  untuk mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam mencari pengetahuan. Pendidikan sebagai ilmu teoritis adalah pendidikan dilaksanakan berdasarkan teori yang sudah ada untuk mempermudah jalanya pendidikan.

Bab 3
Penutup
3.1. kesimpulan
1.      Pendidikan dikatakan sebagai ilmu normatif adalah memberikan aturan-aturan terhadap tingkah laku manusia dalam kehidupanya sehari-hari. Aturan-aturan tersebut mencakup etika, norma agama, dan lain sebagainya yang jelas mengatur tentang tingkah laku manusia dalam kehidupanya.
2.      pendidikan sebagai ilmu praktis adalah suatu praktek pendidikan  untuk mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam mencari pengetahuan. Dan pendidikan sebagai ilmu teoritis adalah pendidikan dilaksanakan berdasarkan teori yang sudah ada untuk mempermudah jalanya pendidikan.
3.2.            Saran
Pendidikan adalah suatu sarana yang mempermudah kita untuk memperoleh ilmu pengetahuan, kami selaku penyusun makalah ini menyarankan kepada seluruh pembaca untuk memahami pendidikan dengan baik karena pendidikan bersifat normatif ( memberi nilai normatif), bersifat praktis (mudah diikuti dengan nyaman) dan bersifat teoritis

Daftar pustaka
Scrid.”Pendidikan Sebagai Ilmu Normatif, Praktis dan Teoritis” http://www.scribd.com/doc/51630982/1/Ilmu-Pendidikan-Bersifat-Normatif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar